pertanyaan tentang pph pasal 22 dan 23
TanyaJawab Pajak PPh Pasal 21 berisi pertanyaan kosultasi perpajakan dan jawabannya tentang PPh Pasal 21. 1. PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) : - Siapa Saja Yang Dapat Menjadi Tanggungan Sebagai PTKP Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi (PPh Orang Pribadi dan PPh Pasal 21) - PTKP Untuk Wajib Pajak Sebagai Suami dan Isteri Karyawan di Perusahaan
UntukSPT masa lainnya seperti PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, PPh Pasal 25, PPh Pasal 26, PPh Pasal 4 ayat 2,dan PPh Pasal 15 batas waktu pelaporannya adalah tanggal 20 bulan berikutnya. Jadi untuk Masa Pajak Maret maka batas akhir pelaporannya adalah tanggal 20 April. Segala pertanyaan terkait perpajakan akan dijawab dengan baik.
PembebasanPajak PPh Impor Barang atau PPh Pasal 22 Impor Hingga Desember 2021. Dikatakan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, pembebasan pajak pph impor barang atau pph pasal 22 impor akan dilanjutkan sampai akhir Desember 2021. Hal ini sebagai upaya pemerintah mendukung pajak pph impor barang atau pph pasal 22 impor, pajak pasal 25
100Masa PPh Pasal 23 untuk pembayaran PPh Pasal 23 yang harus disetor (selain PPh Pasal 23 atas dividen, bunga, royalti, dan jasa). 101 PPh Pasal 23 atas Dividen untuk pembayaran PPh Pasal 23 yang harus disetor atas dividen. 102 PPh Pasal 23 atas Bunga untuk pembayaran PPh Pasal 23 yang harus disetor atas bunga. 103 PPh Pasal 23 atas Royalti
Namun apabila dalam satu tahun pajak, tidak ada pemotongan PPh Pasal 21, pemberi kerja tetap harus melaporkan SPT Masa PPh Pasal 21 untuk masa Desember. Dalam hal pelaporan dilakukan setelah tanggal 20 bulan berikutnya, maka atas keterlambatan lapor tersebut akan diterbitkan sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100.000,00.
Lừa Đảo Vay Tiền Online.
pertanyaan tentang pph pasal 22 dan 23