pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan
Kondisiyang paling sering terjadi adalah anemia defisiensi besi. Selain itu, kerusakan yang terjadi pada sumsum tulang belakang juga bisa membuat tubuh tidak mampu lagi menghasilkan sel darah merah dengan optimal. Kondisi ini bisa terjadi akibat infeksi, penyakit autoimun, efek samping obat-obatan, atau paparan zat kimia beracun. Hancurnya sel
Aglutininterdapat pada plasma darah. Saat melakukan transfusi darah agar darah tidak terjadi penggumpalan adalah jenis aglutinogen donor dan aglutinin resipien. Misal seseorang bergolongan darah A memiliki aglutinogen A maka tidak bisa mentransfusikan darahnya ke orang bergolongan darah B yang memiliki aglutinin α.
Bahayayang terjadi jika resipien menerima transfusi darah dari donor yang golongan darahnya tidak sama adalah . aliran darah tidak akan berhenti jika ada luka. tubuh resipien akan melemah. mengakibatkan anemia. terjadi penggumpalan darah. Multiple Choice. Edit. yaitu arteri, vena, dan jkapiler. Pernyataan berikut ini yang berkaitan dengan
Prosedurini dibutuhkan dalam beberapa keadaan antara lain, yaitu: menggantikan volume darah akibat kehilangan darah yang bersifat akut antara lain operasi besar, perdarahan setelah melahirkan dan trauma, mengobati anemia yang tidak respon terhadap pengobatan lain, dan.
Pernyataanyang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan darah pada resipien adalah . resipien yang memiliki golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan AB. resipien yang memiliki golongan darah O dapat menerima darah dari golongan O dan AB.
Lừa Đảo Vay Tiền Online.
pernyataan yang tepat tentang transfusi darah agar tidak terjadi penggumpalan